so far away from home
Baru sekali ini hidup sendiri, beratus-ratus kilometer dari sebuah bangunan sederhana yang selama ini saya sebut rumah, yang tiap kali saya punya perasaan pengen hidup keluar dari rumah. Ternyata setelah Tuhan mengabulkan keinginan itu, yang ada adalah rasa menggebu pengen pulang ke rumah.. Apa daya, untuk kembali ke titik koordinat yang selama 27 tahun saya diami itu, saya harus rela mengeluarkan sejumlah uang (mungkin separo gaji harus diikhlaskan..hiks..).. Ini juga masih ragu-2. Bener-bener saya rasakan betapa uang ga lagi berarti dibandingkan pertemuan dgn keluarga.
Ada hikmahnya juga kan? Saya jadi lebih mencintai keluarga, karena berada pada sudut pandang yang lain dari biasanya. Tuhan menciptakan cara-Nya sendiri untuk mendidik anak-anakNya..
Ada hikmahnya juga kan? Saya jadi lebih mencintai keluarga, karena berada pada sudut pandang yang lain dari biasanya. Tuhan menciptakan cara-Nya sendiri untuk mendidik anak-anakNya..
Comments